Laman

Senin, 25 Maret 2013

Input dan Output


Cin (Input)
Dalam C++, perintah cin digunakan untuk menginput suatu nilai dari suatu piranti masukan (keyboard) untuk selanjutnya diproses oleh program.
Sintaknya adalah:

cin >> variabel;
contohnya:
cout << “Masukkan suatu bilangan : ”;
cin >> bil;
cout << “Anda memasukkan bilangan “ << bil “\n”;


getch()
Perintah getch() berfungsi sama seperti cin (perintah input), akan tetapi getch() khusus untuk input berupa karakter. Disamping itu getch() dapat membaca input berupa spasi atau tab, sedangkan cin tidak bisa.
Sintaksnya:

Variabel = getch();

Fungsi ini juga dapat digunakan apabila tidak diinginkan penekanan ENTER ketika
input data karakter.

getche()
Perintah getche() kegunaannya sama dengan getch(), bedanya adalah:
- getch() tidak menampilkan karakter yang diiinput
- getche() menampilkan karakter yang diinput

fungsi getch() dan getche() sama-sama membutuhkan file header conio.h
Berikut ini contoh penggunaan getch() dan getche()

char karakter;
cout << “masukkan sebuah karakter : “;
karakter = getch();
cout << “Anda mengetik karakter : ” << karakter;
cout << “masukkan sebuah karakter : “;
karakter = getche();
cout << “Anda mengetik karakter : ” << karakter;

NB:
Untuk input berupa string, akan dibahas di bab yang lain.

Cout (Output)
Dalam C++, perintah cout digunakan untuk menampilkan suatu informasi ke piranti output (layar). Contoh-contoh penggunaannya telah banyak diberikan di bab-bab sebelumnya. Berikut ini perintah-perintah tambahan untuk mengatur tampilan output.

- endl
Perintah ini berfungsi sama dengan \n (ganti baris)
Contoh:

cout << “Hallo” << endl;

- setw()
Perintah ini digunakan untuk mengatur lebar tampilan data (rata kanan).
Contoh:

A = 123;
B = 98;
C = 1;
cout << “Nilai A = “ << setw(6) << A << endl;
cout << “Nilai B = “ << setw(6) << B << endl;
cout << “Nilai C = “ << setw(6) << C << endl;

Bandingkan bila tanpa menggunakan setw().

- setfill()
Perintah setfill digunakan untuk menambahkan suatu karakter tertentu pada field yang kosong pada suatu data. Perhatikan contoh berikut ini.

A = 123;
B = 98;
cout<< “Nilai A = “<< setw(6) << setfill(‘*’) << A << endl;
cout<< “Nilai B = “<< setw(6) << setfill(‘.’) << B << endl;

Perintah setfill() biasanya digunakan setelah penggunaan setw().

- setprecision()
Telah dijelaskan di bab sebelumnya.
NB:
Perintah-perintah tambahan pada cout di atas memerlukan file header iomanip.h supaya dapat digunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar